Home / Pemain / Florenzi: “Cedera kedua saya lebih buruk dari yang pertama”
Alessandro Florenzi
Alessandro Florenzi

Florenzi: “Cedera kedua saya lebih buruk dari yang pertama”

Berita AS Roma – Pemain serbaguna Giallorossi Alessandro Florenzi berbicara kepada surat kabar Corriere dello Sport tentang masa pemulihannya.

Florenzi mengalami cedera ACL pada 26 Oktober lalu dan menjalani operasi, tetapi setelah kembali berlatih dengan skuad, ligamen anteriornya kembali robek ditempat yang sama pada bulan Februari.

“Saya berkonsentrasi pada pemulihan saya dan sekarang tidak akan memaksakan diri untuk kembali,” kata pemain asli Roma tersebut.

“Ketika saya cukup baik, saya akan kembali di lapangan. Saya tidak sabar, karena saya rindu bermain sepak bola dengan menghirup udara yang segar.

“Cedera pertama saat melawan Sassuolo, karena saya melompat untuk mencapai bola yang tinggi, mendapat sedikit dorongan dari belakang dan ketika saya mendarat, ligamen di lutut memberi reaksi.

“Cedera kedua adalah selama sesi pelatihan dengan Primavera. Saya terkilir dan melukai diri sendiri lagi. Saya berpikir bahwa saya dalam kondisi sangat baik, tapi itu tidak terjadi.

“Saya melangkah ke lapangan dengan anggapan bahwa tidak ada yang salah dengan saya. Saya sangat ingin kembali bekerja dan mungkin itu adalah kesalahan saya – semua itu masih terbayang di benak saya.

“Ketika ligamen cruciatum Anda pecah, Anda akan berurusan dengan itu selama sisa hidup Anda dan dari setiap hari Anda harus melatih menyadari cedera itu.

“Ini akan menjadi masalah untuk 10, 15 tahun ke depan, selama Tuhan mengijinkan saya terus bermain sepak bola. Anda harus bekerja setiap hari untuk mencegah agar tidak semakin rusak lagi.

“Sekarang saya di gym setiap hari, tapi sulit. Saya harus menanamkan di kepala saya bahwa setiap hari saya harus bekerja pada otot-otot untuk memastikan lutut terlindungi dan stabil, kalau tidak saya tidak akan mendapatkan banyak karir.

“Ini lebih buruk daripada yang pertama kalinya, karena saya tidak mengharapkan itu. Saya merasakan sakit yang hebat di lutut. Tidak ada yang menginginkan itu semua terjadi.

“Secara psikologis, itu merupakan pukulan yang besar. Bohong jika saya mengatakan tidak. Untungnya istri saya dan anak saya di rumah mendukung saya dengan cinta sejak hari pertama operasi, 28 Oktober.

“Keluarga dan teman-teman mengunjungi klinik Villa Stuart setiap hari untuk memastikan saya tidak merasa sendirian. Saya akan selamanya berterima kasih kepada mereka.”

Comments

comments

Lihat Juga

Stephan El Shaarawy

El Shaarawy: “Kerja keras yang membuahkan hasil”

Berita AS Roma – Stephan El Shaarawy berbicara tentang penampilannya yang mencetak dua gol saat Giallorossi …

Radja Nainggolan

Nainggolan: “Kalian mengkritik kami terlalu dini”

Berita AS Roma – Radja Nainggolan mengatakan bahwa terlalu dini untuk mengkritik penampilan Giallorossi musim ini, …